Categories
Artikel

Peluang Usaha Camilan Lezat dari Rumput Laut

Rumput laut bisa diolah menjadi berbagai makanan yang enak dan bernilai ekonomi. Pengolahan ini bisa membuat nilai ekonomi komoditas ini meningkat. Pengolahan rumput laut cocok dilakukan oleh industri rumah tangga. Hasil olahan bisa dijual sebagai buah tangan khas pesisir atau menjadi camilan yang sehat dan lezat. Simak ulasan berbagai resep makanan dari rumput laut.

rumput laut
Gambar 1. Rumput Laut

Jelly

  • • Rumput laut E. cottonii kering sebanyak 500 gram dicuci dan direndam ke dalam air selama 3–4 hari. Air rendaman tersebut perlu diganti setiap hari.
  • • Haluskan atau blender rumput laut dengan sedikit air.
  • • Masak hasil blenderan hingga agak mengental.
  • • Sambil diaduk, tambahkan 250 gram sirup glukosa, 1 sendok teh asam sitrat, dan pewarna makanan secukupnya.
  • • Sebelum diangkat dari pemanas, tambahkan 100 gram gelatin.
  • • Aduk terus hingga larutan mulai mengental.
  • • Setelah itu, cetak dan dinginkan jelly selama 1 jam.
  • • Jelly yang sudah terbentuk siap untuk Anda kemas.
Manisan kering
  • • Rumput laut E. cottonii kering sebanyak 500 gram dicuci dan direndam ke dalam air selama 2–3 hari.
  • • Lakukan perendaman kembali dengan air tawas/kapur sirih selama 5–10 menit.
  • • Setelah itu, cuci kembali dan tiriskan.
  • • Tambahkan 1 kg gula pasir, 1 sendok teh asam sitrat, dan pewarna makanan.
  • • Biarkan selama 1 hari di suhu kamar.
  • • Lakukan penjemuran selama 8–12 jam.
  • • Berikan sentuhan terakhir dengan penaburan gula pasir secukupnya.

Dodol

  • • Rumput laut E. cottonii kering sebanyak 500 gram dicuci dan direndam ke dalam air selama 3–4 hari. Air rendaman tersebut perlu diganti setiap hari.
  • • Lakukan perendaman kembali dengan air tawas/kapur sirih selama 15 menit.
  • • Potong-potong rumput laut dan blender.
  • • Rebus hasil blender tersebut dengan air sebanyak dua kali lipat dari hasil blender.
  • • Tambahkan 500 gram gula pasir, garam, vanili, dan pewarna secukupnya setelah adonan agak mengental.
  • • Aduk terus hingga merata dan semakin mengental.
  • • Tambahkan air dan 100 gram tepung ketan/terigu, lalu aduk terus hingga halus dan mengental.
  • • Setelah matang, angkat, cetak, dan kemas dodol.
Categories
Artikel

Sebelum Mengekspor, UKM Perlu Memperhatikan Ini

Gambar diambil dari intradebook.com

Kegiatan ekspor atau mengirimkan barang ke negara lain memang belum begitu akrab di telinga pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Minimnya informasi tentang kondisi pasar luar negeri, rumitnya mengurus perizinan ekspor, dan modal yang cukup besar merupakan sejumlah penghalang yang menghambat pelaku UKM untuk mengekspor barang.

Eksportir dari kalangan UKM jumlahnya masih sangat minim. Dalam infografis Fakta Ironis Ekspor UKM Indonesiaproporsi ekspor UKM Indonesia hanya sebesar 14,3%. Komposisi ini kalah jauh dari negara-negara ASEAN lain seperti Filipina (29%), Vietnam (21%), Thailand (29%), Singapura (46%). Padahal, Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbesar di ASEAN dan UKM memainkan peran vital bagi perekonomian, antara lain sebagai usaha berskala besar (99%), penyerap tenaga kerja (97%), dan berkontribusi pada PDB nasional (60%).

Apakah mungkin pelaku bisnis berskala kecil dan menengah bisa mengekspor barang ke luar negeri? Artikel Tips Bisnis ini akan membahas dari narasumber yang memiliki pengetahuan di bidang ekspor antara lain: Rimayanti Wardani (Owner Dapur Nice Momy), Kang Azis (Koperasi UKM Blitar, eksportir produk UKM), dan Muhamad Mudhofir (Branch Manager Bengkulu PT. Asuransi Jasindo).

Pada kesempatan tersebut, Rima dan Kang Azis yang merupakan pelaku UKM, membagikan pengalamannya mengekspor barang ke luar negeri. Ada beberapa hal yang perlu diupayakan, antara lain :

1. Memastikan Kualitas Produk

Dalam memperdagangkan barang dan jasa, kualitas barang adalah hal yang utama. Jika barang yang dijual tidak bisa memenuhi harapan, konsumen bisa kapok dan berpindah ke lain hati. Itu dalam contoh sederhana. Kalau dalam perdagangan antar negara, harus lebih serius lagi. Sebab kalau barang yang diterima tidak sesuai permintaan buyer, seisi kontainer bisa dikembalikan. Perdagangan ekspor memang menguntungkan, tetapi juga beresiko besar.

Di awal-awal memulai usaha, Rima pernah mendapat permintaan ekspor perdana dari seorang buyer asal Amerika Serikat. Buyer tersebut memesan 3.000 botol sambal Roa Judes dan Rima harus memenuhi permintaan tersebut dalam waktu tiga minggu. Menurut Rima, jika yang diperdagangkan berupa makanan, produknya harus memiliki cita rasa yang enak dan memenuhi standar keamanan pangan sesuai negara tujuan.

Rima berusaha menjaga kualitas sambal dengan menetapkan standar operasional produksi agar rasa sambal terjaga. Konsistensi ini penting bagi setiap produk makanan agar rasa tidak berubah sehingga menyebabkan pelanggan kecewa.

Berbeda dengan Rima, Kang Azis menjadi penyalur produk-produk UKM Blitar ke sejumlah negara Asia seperti Hongkong dan Singapura. Sebagian besar produk yang diperdagangkan adalah cemilan seperti keripik pisang, keripik singkong, kerupuk, dll. Kang Azis memang bukan yang memproduksi langsung, tetapi sebagai penyalur, ia bertanggung jawab memastikan semua produk yang dijual ke luar negeri dalam kondisi baik.

Untuk itu, sebelum ada pelaku UKM yang mengikuti pengiriman ekspor ke luar negeri, Kang Azis memberikan arahan kriteria produk-produk yang diminati konsumen negara tujuan ekspor dan menjelaskan tentang bagaimana cara mengemas yang tepat sehingga produk tidak rusak selama pengiriman.

Kang Azis juga memiliki partner distributor yang membuka toko dan mengedarkan produk-produk UKM di Hongkong. Pemilik toko tersebut kebetulan orang Blitar yang sukses membangun bisnis di sana. Untuk menjamin dan menjaga kualitas pasokan produk, ia pun turut serta memberi feedback kepada mitra UKM yang rutin memasok produk ke tokonya.

2. Melengkapi Perizinan Produk

Selain produk yang berkualitas, pelaku UKM yang ingin mengekspor barang harus memperhatikan apa jenis perizinan yang perlu dipenuhi sebelum barang bisa beredar di negara tujuan. Masing-masing negara memiliki syarat perizinan dan standar pengemasan yang berbeda-beda.

Rima membagikan pengalamannya saat mengekspor sambal Roa Judes ke Amerika Serikat. Syarat menjual produk makanan olahan ke negara itu cukup ketat sehingga Rima perlu mendaftarkan produknya ke Food and Drugs Administration (FDA) yang berperan sebagai Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat. Memperoleh sertifikat dari FDA adalah syarat wajib yang harus dipenuhi agar produk makanan bisa beredar di negara itu. Beruntung saat itu, buyer yang memesan Roa Judes membantu proses pengurusan izin edar ke FDA sehingga Rima bisa fokus memproduksi sambal roa.

Berbeda dengan memasarkan produk di Amerika Serikat, memasarkan produk kepada orang Indonesia di Hongkong ternyata prosesnya cukup sederhana. Karena tempat penjualan sudah tersedia dan konsumen produk kebanyakan orang Indonesia yang menjadi tenaga kerja di sana, maka produk yang diperjualbelikan harus sudah memiliki izin edar P-IRT. Kang Azis menjelaskan bahwa izin edar produk makanan wajib dimilki setiap UKM yang ingin mengekspor barang agar produk terbukti aman dikonsumsi.

Catatan penting yang diperoleh di sini, sebelum mengekspor barang ke luar negeri, pelaku UKM harus mencari tahu terlebih dahulu syarat perizinan apa yang harus dipenuhi di negara tujuan. Karena setiap negara memiliki syarat yang berbeda-beda, maka penting mencari informasi perizinan yang wajib diperoleh agar proses perdagangan berjalan lancar.

3. Menyiapkan Kemasan yang Sesuai Standar

Mendesain kemasan yang menarik merupakan salah satu kunci strategi pemasaran. Kemasan yang baik tidak hanya menunjang estetika tetapi juga menjaga kualitas produk yang akan ditawarkan kepada konsumen. Baik untuk penjualan ekspor maupun domestik, memastikan produk dikemas sesuai standar keamanan itu wajib dilakukan oleh setiap pelaku UKM. Selain fungsi estetis, kemasan produk juga memiliki fungsi informatif yang berarti memberikan informasi kepada konsumen tentang jenis, rasa, kandungan, nilai gizi, perusahaan yang memproduksi, dan tanggal kedaluwarsa.

Saat pertama kali diminta mengirimkan Roa Judes ke Amerika Serikat, Rima harus memikirkan desain kemasannya dengan detail. Menurutnya, produk tidak boleh asal jual. Produk yang berkualitas harus dilengkapi dengan kemasan yang menarik sebagai nilai tambah. Rima bercerita bahwa ia sendiri yang mendesain logo, tampilan kemasan, dan menyusun tata letak informasi produk sesuai dengan standar negara tujuan.

Fungsi kemasan yang lain adalah sebagai pelindung yaitu agar produk yang berada dalam kemasan tidak menurun kualitas bentuk dan rasanya. Kang Azis menjelaskan bahwa salah satu resiko yang mungkin terjadi saat mengekspor barang adalah produk bisa mengalami kerusakan karena panas dan tekanan selama perjalanan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kang Azis memberikan panduan tentang pengemasan yang aman kepada mitra UKM sebelum mengirimkan produk ke luar negeri. Produk makanan olahan haruslah dikemas dengan plastik khusus makanan ringan, ditempeli label yang berisi informasi makanan dan identitas pemilik usaha. Informasi identitas pemilik usaha wajib ditempelkan agar agen/distributor penjual di luar negeri mudah menghubungi jika ingin memesan lagi.

4. Mengantisipasi Resiko yang Sudah Terprediksi Dengan Perlindungan Asuransi

Selain itu, penting untuk memberlakukan asuransi bagi ekspor, yang dijelaskan oleh Muhammad Mudhofir dari Asuransi Jasindo. Ia mengingatkan bahwa selama menjalani usaha, akan ada resiko yang dihadapi pelaku usaha seperti terjadinya kebakaran tempat produksi, kecelakaan kerja, dan rusaknya kendaraan pengangkut distribusi. Resiko-resiko semacam itu jelas menimbulkan kerugian yang tidak sedikit bagi pemilik usaha.

Prinsip dasar asuransi adalah mengalihkan dan memindahkan resiko ke pihak lain dengan membayar premi selama periode tertentu. Dengan kata lain, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, perusahaan asuransi akan mengganti kerugian tersebut sehingga pelaku usaha tidak perlu menggunakan tabungan atau meminjam uang kepada pihak lain.

Terdapat asuransi pengangkutan yang memberikan jaminan dan perlindungan untuk kerusakan kargo dalam perjalanan darat, udara, dan laut. Mudhofir memberi contoh kecelakaan kapal pengangkut yang menyebabkan semua kontainer dalam muatan kapal tenggelam ke laut. Jika semua barang rusak, bayangkan berapa kerugian yang harus diderita oleh pelaku usaha. Asuransi pengangkutan bisa mengcover kerugian yang ditimbulkan apabila terjadi kecelakaan kendaraan angkut yang menyebabkan barang-barang rusak.

5. Menyiasati Pembayaran yang Menguntungkan

Ketika mendapat penawaran dari pembeli luar negeri dalam jumlah besar, seringkali pelaku UKM mengelak karena tidak memiliki modal usaha untuk berproduksi. Padahal masalah semacam ini bisa disiasati dengan bernegosiasi.

Proses negosiasi yang menguntungkan ini pernah dilakukan oleh Rima ketika mendapat penawaran 3.000 botol sambal roa dari buyer Amerika Serikat. Saat itu Rima tidak memiliki modal cukup untuk membeli bahan baku sambal roa. Cara ini ia siasati dengan bernegosiasi kepada pihak pembeli agar membayar dulu separuh dari nilai pembelian. Sementara sisanya dilunasi setelah pesanan selesai diproduksi. Pihak pembeli akhirnya setuju sehingga Rima mendapatkan separuh pembayaran di awal yang kemudian ia gunakan untuk membeli bahan baku sambal roa.

Demikian halnya Kang Azis, ia menjelaskan bahwa kelancaran arus kas itu sangat penting bagi mitra UKM Blitar yang rata-rata masih berskala mikro. Kalau perusahaan mikro, modalnya terbatas sehingga sangat bergantung pada kelancaran arus kas. Karena alasan tersebut, Kang Azis memberikan persyaratan kepada buyer dari luar negeri untuk memproses pembayaran setelah barang dipesan. Umumnya, ketika barang dipesan, pembayaran langsung ditransfer oleh buyer dalam 2-3 jam kemudian.


Demikian pembahasan kita mengenai tips UKM bisa ekspor. Kesimpulan yang bisa kita ambil adalah ternyata untuk bisa berhasil mengekspor, tidak cukup hanya dengan kita menawarkan produk kita ke luar. Namun kita harus memastikan kualitas, melengkapi perizinan, menyiapkan kemasan, hingga mengantisipasi resiko dengan asuransi.

Dari Rima dan Kang Azis kita belajar bahwa tidak ada yang mustahil bagi usaha berskala kecil dan menengah mengekspor barang ke luar negeri. Tips-tips usaha dari pengalaman keduanya adalah inspirasi berharga yang dapat kita ikuti jika ingin meraih dan membesarkan pundi-pundi keuntungan di pasar global.

Categories
Artikel

Perlu Anda Ketahui, Perbedaan Webinar dan Meeting Online secara Umum

Menurut Prosperita, sebuah perusahaan jasa security informasi teknologi, selama 14-21 Maret 2020 lalu aplikasi video konferensi telah diunduh lebih dari 62 juta kali, baik di iOS maupun Google Play. Ini angka pertumbuhan tertinggi di seluruh toko aplikasi, dan naik 90% dari rata-rata mingguan unduhan aplikasi Bisnis pada tahun 2019.

Menariknya, meskipun penggunaan video konferensi di dunia sangat tinggi, ternyata tidak semuanya lho mengetahui apa perbedaan webinar dan meeting online. Masih banyak yang menganggap keduanya sama, padahal tidak demikian.

Seperti kita ketahui, kegiatan webinar dan meeting online semakin marak dilakukan sejak adanya pandemi COVID-19. Saat ini sebagian besar orang harus bekerja dan belajar dari rumah dengan menggunakan platform video konferensi untuk membantu menekan penyebaran COVID-19.

Perbedaan Webinar dan Meeting Online

Kegiatan webinar dan meeting online memang memiiki kesamaan yaitu memungkinkan orang untuk saling berinteraksi melalui video. Namun, webinar dan meeting online memiliki perbedaan dalam hal tujuannya.

Berikut ini penjelasan mengenai keduannya, baik secara definisi, tujuan, dan orang yang menggunakannya:

Pengertian Webinar

Secara definisi, webinar (seminar online via web) adalah sesi informatif yang disiarkan melalui website untuk memberikan edukasi terhadap orang-orang yang tertarik mempelajari topik tertentu.

Penyelenggara webinar biasanya membuat dan mempromosikan kegiatan ini kepada audiens tertentu, baik melalui email, media sosial, blog, dan lainnya. Mereka yang tertarik dengan kegiatan webinar akan melakukan pendaftaran dan hadir pada waktu yang telah ditentukan.

Selama proses seminar online tersebut, penyelenggara menyampaikan presentasi kepada para peserta webinar. Dengan kata lain, para peserta hanya mendengarkan penyelenggara.

Peserta webinar dapat mengajukan pertanyaan kepada penyelenggara dengan mengetik pertanyaan melalui opsi Tanya Jawab di jendela webinar. Namun, peserta tidak dapat berbicara atau berinteraksi melalui pesan suara/ gambar.

Pengertian Meeting Online

Meeting online adalah kegiatan diskusi dan kolaborasi melalui website menggunakan audio, video, dan berbagi layar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh host, dan dihadiri oleh para peserta yang diundang oleh host.

Para peserta dalam rapat dapat saling berinteraksi satu sama lain atau melakukan interupsi suara/ gamar. Dalam hal ini, penyelenggara meeting online tersebut harus dapat mengatur lalu lintas suara dan gambar yang akan muncul.

Agar lebih jelas, berikut ini tabel yang menjelaskan beberapa poin utama perbedaan webinar dan meeting online:

Meeting Online Webinar
Deskripsi
Meeting online ditujukan untuk pertemuan dengan sesi yang lebih interaktif layaknya meeting secara offline. Webinar seperti ruang kuliah virtual atau auditorium.
Webinar idelnya untuk audiens besar atau acara untuk umum dan para pesarta biasanya tidak melakukan interaksi satu sama lain.

Meskipun menyediakan opsi untuk bersosialisasi dengan peserta,
webinar dapat memiliki lebih dari satu orang yang berbicara kepada audiens.

Digunakan untuk
Kelompok kecil hingga besar dengan peserta
lebih dari 2 orang untuk:

  • Rapat dengan pelanggan
  • Rapat koordinasi penjualan (sales meeting)
  • Dan lain-lain yang sifatnya tertutup
Acara besar dan siaran publik (50+ peserta)
seperti:

  • Edukasi
  • Talkshow
  • Seminar
  • Demonstrasi produk
  • Dan lain-lain yang sifatnya terbuka
Biasanya digunakan oleh
  • Karyawan umum
  • Group Diskusi
  • Host acara
  • SVP
  • C-Suite (CEO, CIO, CSO, dan lain-lain)
  • Trainer
Metode Komunikasi Presenter
Semua orang dapat berbicara dan menampilkan
gambar (many to many)
Hanya presenter yang ditunjuk yang dapat
berbicara dan menampilkan gambar (one to
many
)
Metode Komunikasi Peserta
  • Berbicara
  • Chat
Chat
Fungsi Kontrol
Penyelenggara, namun dapat diinterupsi
peserta secara langsung
Penyelenggara memiliki kontrol penuh
menentukan siapa yg menjadi presenter, dapat
beberapa orang jika sesi webminar dijalankan
bergantian
Biaya Berlangganan
  • Gratis
  • Berbayar dengan harga disesuaikan dengan
    kapasitas peserta
  • Gratis untuk jangka waktu tertentu
  • Berbayar dengan harga disesuaikan dengan
    kapasitas peserta

Nah, setelah memahami perbedaan webinar dan meeting online maka selanjutnya Anda dapat melakukan video konferensi lebih terarah. Dengan begitu, maka kegiatan video konferensi menjadi lebih produktif saat bekerja atau belajar dari rumah.

Ada beberapa aplikasi video konferensi yang bisa Anda gunakan, seperti;

  • Zoom
  • Microsoft Team
  • Webex Meeting
  • Google Hangout
  • Skype
  • GoToMeeting
  • Blackboard Collaborate
  • Adobe Connect
  • dan BueJeans

Tips Melakukan Video Konferensi

Menurut ESET, sebuah perusahaan keamanan internet yang menawarkan produk anti-virus dan firewall, ada beberapa tips mudah yang bisa Anda gunakan untuk menjaga keamanan selama online, diantaranya:

  1. Pastikan aplikasi webinar/ online meeting selalu update.
  2. Update OS
  3. Gunakan fasilitas registrasi pada webinar
  4. Gunakan waiting room jika tersedia
  5. Gunakan password untuk akses acara
  6. Kunci (lock) acara jika semua peserta telah hadir agar tidak disusupi pihak luar.
  7. Gunakan produk internet security yang handal dan update serta tidak memberatkan kinerja komputer.

Kesimpulan

Seringkali hal yang sepele dan sederhana dapat mempengaruhi persepsi orang lain. Sebagai contoh, banyak orang yang menganggap webinar dan meeting online adalah hal yang sama padahal keduanya berbeda.

Meskipun memiliki kesamaan sebagai fitur dalam video konferensi, namun keduanya terdapat perbedaan yang mendasar dalam fungsi penggunaan. Kesalahan dalam pemahaman akan dapat merusak konsentrasi dan menimbulkan masalah saat kegiatan video konferensi berlangsung.

Categories
Artikel

Mengenal 5 Jenis Bisnis Ecommerce yang Ada di Indonesia

Bentuk Bisnis Ecommerce di IndonesiaJika ditanya tentang bisnis ecommerce, mungkin kebanyakan dari kita hanya akan menjawab bahwa bisnis ecommerce adalah bisnis jual beli online. Sebenarnya, bisnis e-commer lebih dari sekedar jual-beli online.

Agar lebih jelas, kita pahami dulu apa definisi e-commerce.

Kata e-commerce adalah singkatan dari Electronic Commerce, atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan perdagangan secara elektronik. Aktivitas perdagangan elektronik ini menggunakan teknologi informasi dan komunikasi digital dalam proses transaksinya.

Sederhananya, bisnis e-commerce adalah aktivitas transaksi jual-beli produk (barang atau jasa) yang melibatkan transfer dana dan pertukaran data secara elektronik yang terhubung dengan internet.

Bisnis ecommerce bisa dibedakan menjadi beberapa jenis berbeda berdasarkan dari bagaimanakah layanan yang diberikan oleh ecommerce tersebut. Seperti halnya beberapa nama perusahaan ecommerce besar TokoBagus, Kaskus FJB, hingga Lazada memiliki bentuk bisnis ecommerce yang berbeda satu dengan yang lain.

Bentuk Bisnis Ecommerce yang Ada di Indonesia

Secara umum bisnis ecommerce di Indonesia dapat dibedakan menjadi 5 bentuk berbeda. Dan bagi anda yang memang aktif dalam bidang ecommerce atau mungkin ingin mengenal lebih dalam tentang ladang bisnis online yang satu ini, akan sangat berguna bagi anda untuk menyimak artikel tentang 5 bentuk bisnis e-commerce yang ada di Indonesia berikut ini.

1. Business to Business (B2B)

Bisnis e-commerce ini dilakukan oleh dua belah pihak yang masing-masing memiliki kepentingan bisnis. Kedua belah pihak  saling mengerti dan mengetahui bisnis yang dijalankan.

Pada umumnya jenis e-Commerce ini dilaksanakan secara berkesinambungan atau berlangganan. Bentuk sederhana dari B2B ini yaitu kerja sama produsen dan suplier yang saling bertransaksi secara online baik untuk konsultasi kebutuhan barang, hingga proses pembayarannya.

Beberapa contoh pemain di bisnis e-commerce B2B di Indonesia; Ralali.com, IndoTrading.com, Indonetwork.co.id, MBiz.co.id.

Perdagangan elektronik jenis business to business pada umumnya menggunakan email dan Electronic Data Interchange (EDI). Dalam hal ini, EDI adalah proses transfer data yang terstruktur dalam format standar yang telah disetujui dari suatu sistem komputer ke sistem komputer lainnya dalam bentuk elektronik.

2. Business to Consumer (B2C)

Pada dasarnya bentuk bisnis ini lebih berfokus pada penjualan barang atau produk milik perusahaan e-commerce itu sendiri. Sehingga semua keuntungan dari penjualan produk murni dimiliki oleh perusahaan e-commerce dan tidak dibagi dengan pihak lain.

Jenis bisnis ini merupakan salah satu bentuk yang paling berkembang di Indonesia, namun dalam pengembangan bentuk bisnis ini tentunya juga tidak mudah. Selain diperlukan modal yang sangat besar, ketersediaan pasokan barang serta sistem penjualan semuanya harus dihandle sendiri oleh pihak e-commerce.

Beberapa perusahaan e-commerce yang menerapkan bentuk bisnis ini antara lain Lazada, Mataharimall, Bhineka, dan BerryBenka. Namun seperti halnya Lazada juga masing memiliki sistem layaknya Marketplace C2C yang dapat menerima penjual mandiri yang memiliki barang yang cukup banyak dan terjamin ketersediannya.

3. Consumer to Consumer (C2C)

Hal yang membedakan antara bentuk bisnis ini dengan bentuk classifieds adalah selain menawarkan tempat sebagai media promosi barang daganganya, pihak e-commerce juga memberikan layanan metode pembayaran dari transaksi online yang dilakukan. Hal tersebut juga menjadi ciri utama dari bentuk bisnis e-commerce Marketplace C2C.

Pada umumnya pihak e-commerce akan memberikan layanan Escrow atau rekening pihak ketiga. Fungsi dari Escrow tersebut adalah sebagai jembatan antara penjual, pembeli dan pihak e-commerce. Jika sudah terjadi kesepakatan pembelian, pembeli harus mentransfer dana kepada pihak escrow.

Setelah dana  dikonfirmasi masuk ke escrow, penjual bisa mengirimkan barangnya para pembeli. Dan setelah pembeli mengkonfirmasi kedatangan barang, maka pihak escrow akan memberikan uang nya ke penjual.

Selain lebih aman, dengan menggunakan jasa escrow jika tiba-tiba terjadi masalah dengan barang, dana akan bisa segera dikembalikan pada pembeli. Pada situs Kaskus FJB  (forum jual beli), jasa escrow lebih dikenal dengan nama Rekber atau rekening bersama.

Perusahaan e-commerce yang mengadopsi bentuk bisnis ini antara lain Tokopedia.com, Bukalapak.com, OLX.co.id, Shopee.co.id. Perusahaan tersebut akan mendapatkan keuntungan dari sistem iklan premium dan juga adanya komisi dari jasa escrow.

Bagi para penjual yang memiliki barang dengan jumlah yang cukup banyak, bisa mencoba menjadi penjual para bentuk bisnis  e-commerce yang satu ini.

4. Consumer to Business (C2B)

C2B merupakan kebalikan dari B2C yang mana pengguna (end-use) bertindak sebagai penjual produk atau layanan, dan perusahaan bertindak sebagai pembeli. Dalam model bisnis C2B, ada pihak perantara yang mempertemukan perusahaan dengan individu.

Misalnya, seorang desainer menjual jasa mendesain logo dan menunjukkan contoh hasil karyanya. Perusahaan yang tertarik akan menyewa jasa desainer tersebut.

Beberapa contoh e-commerce C2B di Indonesia; Freelancer.co.id, Sribulancer.com, Fastwork.id, Projects.co.id.

5. E-Commerce Administrasi Publik

Perdagangan elektronik seperti ini biasanya melibatkan pemerintah atau administrasi publik. Jenis e-commerce ini dapat dibagi dua, yaitu B2A dan C2A.

5.1. Business to Administration (B2A)

Produk yang dijual oleh B2A yaitu informasi dan layanan kepada pemerintah atau lembaganya. Misalnya dalam proses tender pengadaan produk yang dibutuhkan oleh pemerintah.

Pada praktiknya, pemerintah akan membuka tender melalui e-procurement di mana sektor publik dapat melakukan tender secara online dan transparan.

Sistem e-procurement di Indonesia dikenal dengan LPSE atau Service Pengadaan Dengan Elektronik. Salah satu contohnya adalah Qlue.co.id.

5.2. Consumer to Administration (C2A)

Ini adalah perdagangan elektronik yang dilakukan oleh individu dengan administrasi publik atau pemerintah. Jenis transaksi elektronik C2A cukup sering dilakukan, namun sedikit yang menyadari bahwa hal tersebut termasuk dalam e-commerce.

  • Individu melakukan pembayaran pajak penghasilan secara online.
  • Programer menawarkan jasa kepada lembaga pemerinta untuk membuat aplikasi atau software.

6. Online-to-Offline (O2O)

Perdagangan elektronik Online-to-Offline (O2O) bertujuan untuk menarik calon konsumen dari online untuk melakukan pembelian di toko fisik. Biasanya e-commerce model O2O bertujuan untuk mengidentifikasi konsumen online melalui iklan di internet dan email.

Selanjutnya, pebisnis menggunakan pendekatan khusus agar konsumen tersebut meninggalkan kebiasaan belanja online dan memilih berbelanja di toko offline.

Contoh, iklan diskon 50% produk Hypermart  di internet. Namun, agar dapat membeli produknya maka konsumen harus  mengunjungi toko fisik.

Kesimpulan

Itulah beberapa bentuk e-commerce yang ada di Indonesia. Dengan lebih mengenal bentuk bisnis ecommerce tersebut, bisa menjadi tambahan informasi terutama bagi Anda yang berniat menjadi pelaku perdagangan elektronik.

Memilih jenis ecommerce yang tepat akan membantu bisnis Anda berkembang lebih pesat dan akhirnya mendatangkan keuntungan yang lebih besar tentunya. Semoga bermanfaat.

Categories
Artikel

4 Penyebab Terpuruknya Pusat Perbelanjaan di Indonesia

Penyebab Terpuruknya Pusat Perbelanjaan

Kita telah melihat beberapa perusahaan ternama di Indonesia seperti 7-Eleven, Nyonya Meneer, dan yang terakhir adalah Matahari yang mengalami keterpurukan sehingga harus menutup gerai mereka. Untuk kasus Matahari, disebutkan mereka menutup 2 toko mereka di pusat perbelanjaan, tapi belum tahu bagaimana perkembangannya di masa mendatang.

Melihat hal ini tentunya kita bertanya-tanya, sebenarnya apa yang terjadi sehingga para pemain besar itu justru mengalami kemerosotan yang cukup tajam. Tapi tidak hanya pemain besar, ada banyak toko di pusat-pusat perbelanjaan juga mengalami penurunan omset, bahkan ada yang sampai gulung tikar.

Dilansir dari Detik Finance, Menurut Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, fenomena tersebut terjadi disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah:

Menurut Sarman Simanjorang, daya beli masyarakat Indonesia mengalami penurunan. Sarman menyebutkan bahwa terjadi penurunan daya beli yang cukup signifikan di masyarakat, hal ini dikarenakan tidak stabilnya perekonomian Indonesia saat ini, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mampu tumbuh sekitar 5%.

“Dengan demikian pendapatan masyarakat juga tidak memiliki kenaikan sehingga masyarakat semakin selektif dan menghemat membelanjakan uangnya,” kata Sarman.

Namun, hal ini tidak senada dengan pendapat Frans Pekasa, seorang pelaku usaha Indonesia. Frans mengatakan bahwa fenomona yang terjadi saat ini adalah dikarenakan adanya polarisasi gaya hidup masyarakat Indonesia.

2. Persaingan Antar Pusat Perbelanjaan yang Semakin Ketat

Persaingan ketat antar pusat perbelanjaan di berbagai kota ternyata menimbulkan efek yang cukup besar bagi para pelaku usaha di dalamnya. Selain itu, perkembangan properti di wilayah baru juga memberikan dampak yang cukup besar pada pusat perbelanjaan di sekitarnya.

“Tumbuhnya pasar properti dengan pembangunan berbagai kawasan perumahan, kawasan perkantoran dan apartemen selalu dibarengi dengan adanya pusat perbelanjaan, mini market dan toko-toko, sehingga para penghuninya dalam memenuhi kebutuhannya tidak perlu keluar lagi berbelanja,” ujar Sarman.

Hal ini sangat masuk akal mengingat pertumbuhan pemukiman di berbagai kota juga diikuti dengan munculnya berbagai pusat perbelanjaan baru di sekitar pemukiman tersebut. Tentu saja pusat perbelanjaan yang lebih jauh dari pemukiman tersebut akan kehilangan cukup besar konsumen mereka karena sudah berpindah ke pusat perbelanjaan yang baru.

3. Produk Asing yang ‘Menginvasi’ Indonesia

Kita tahu bahwa masyarakat Indonesia adalah orang-orang yang konsumtif dan mudah menerima berbagai produk yang masuk ke Indonesia. Produk dari luar negeri – apapun itu – cepat sekali diadaptasi dan diterima oleh masyarakat kita.

Banyaknya produk asing yang masuk ke Indonesia, baik legal maupun ilegal, dan dengan harga yang lebih murah ternyata memberikan dampak buruk bagi para pengusaha di Indonesia juga. Banyak sekali produk asing tersebut dibanderol dengan harga yang lebih murah, sehingga konsumen lebih memilih untuk membeli produk tersebut.

Walaupun beredarnya produk asing membuka peluang usaha bagi banyak pengusaha baru di Indonesia, tapi faktanya hal tersebut membuat pengusaha lainnya mengalami penurunan penjualan yang cukup signifikan.

4. Gencarnya Bisnis E-Commerce di Indonesia

Bisnis e-commerce ini tentu bukanlah sesuatu yang bisa dibendung, karena pasti akan terjadi dan pasti menjadi tren jangka panjang di Indonesia. Menurut data yang ditemukan oleh Sarman saat ini ada sekitar 29% atau 26,3 juta jiwa masyarakat Indonesia yang menjadi konsumen di market online.

Namun menurut Sarman, kebiasaan belanja online sebagian masyarakat Indonesia belum bisa dianggap sebagai penyebab atas fenomena yang terjadi sekarang ini, tapi tetap harus diantisipiasi karena kedepannya bisa sangat berpengaruh.

PENUTUP

Bagi para pengusaha, baik online maupun offline, tentu saja fenomena ini harus disikapi dengan bijak dan diantisipasi sesegera mungkin. Perubahan tren di Indonesia memang terjadi begitu cepat, yang dulunya sukses sebagai pionir ternyata bisa juga mengalami kemerosotan atau gulung tikar.

Hanya mereka yang mau berubah dan selalu melakukan berbagai inovasi lah yang bisa bertahan menghadapi perubahan dan perkembangan tren yang ada di Indonesia dan dunia.

Categories
Artikel

6 Teknik SEO di Instagram untuk Meningkatkan Peringkat di Pencarian

Teknik SEO di Instagram

Bagaimana cara menerapkan teknik SEO di Instagram untuk meningkatkan peringkat dalam hasil pencarian? Apakah mungkin akun baru bisa muncul di hasil pencarian Instagram?

Pertanyaan ini kerap terlintas di benak para pemasar online, khususnya yang melakukan pemasaran via Instagram.

Seperti kita ketahui, pengguna Instagram mengalami pertumbuhan yang sangat besar setiap tahunnya. Ini kabar baik baik semua pemasar internet, terutama yang menggunakan Instagram sebagai kanal pemasaran.

Namun, sekedar melakukan posting secara rutin tidaklah cukup. Bila Anda menggunakan Instagram untuk berbisnis, penjualan Anda pastinya akan bergantung pada seberapa besar jangkauan yang bisa diraih di platform ini.

Nah, di artikel ini kami merangkum beberapa strategi bagaimana Anda bisa menerapkan teknik SEO di Instagram sehingga profil dan konten Anda mendapatkan peringkat yang bagus di hasil pencarian Instagram.

Kenapa Anda Harus Optimasi Instagram?

Bagi Anda yang menggunakan Instagram untuk bisnis, setidaknya Anda sudah mengetahui beberapa alasan kenapa harus melakukan optimasi, seperti:

  • Instagram memiliki lebih dari 1 miliar pengguna.
  • Rata-rata pengguna menghabiskan waktu di Instagram selama 53 menit tiap hari.
  • Dua per tiga pengguna Instagram berusia di bawah 34 tahun ke bawah.
  • 83% orang lebih menyukai menggunakan aplikasi ini untuk mencari produk.

Persamaan sistem pencarian di Google dan Instagram adalah hasil didasarkan pada jenis pencarian Anda. Meski demikian, hasil pencarian nanti akan bergantung pada akun yang Anda ikuti dan yang berhubungan dengan akun Anda.

Tidak hanya itu, hal ini juga bergantung pada postingan yang Anda sukai di Instagram. Ini akan menentukan relevansi pencarian pengguna Instagram.

Menerapkan Teknik SEO di Instagram

Pada dasarnya, ada banyak sekali peluang agar profil dan konten Anda mudah ditemukan di hasil pencarian Instagram.

Jika Anda dapat mengoptimasi postingan Instagram untuk berbagai kata kunci yang relevan, maka postingan tersebut mungkin akan muncul di hasil pencarian.

Sudah siap untuk mempelajarinya?

Berikut ini 6 cara menerapkan teknik SEO di Instagram sehingga profil dan konten Anda mendapat peringkat terbaik dalam hasil pencarian.

1. Optimalkan Profil Instagram Anda

Di Instagram, penggunanya dapat menggunakan bilah pencarian di bagian atas halaman Explore untuk menemukan hashtags, akun IG, dan lokasi.

Lalu, bagaimana Instagram memutuskan hasil pencarian mana yang akan ditampilkan?

Menurut Instagram, hasil pencarian yang dilihat penggunanya didasarkan pada banyak faktor, seperti; orang yang Anda ikuti, orang yang terhubung dengan Anda, foto dan video yang pernah Anda sukai di Instagram.

Dan semua itu juga berdasarkan kata kunci.

Jadi sangat mungkin untuk menampilkan kata kunci tertentu di hasil pencarian Instagram. Anda hanya perlu melakukan optimasi pada profil Anda untuk kata kunci yang dibidik.

Begini caranya guys.

1a. Nama dan Username

Jika Anda ingin mendapatkan peringkat yang baik untuk hasil pencari dengan kata kunci “Madu Asli” maka sebaiknya masukkan kata kunci tersebut ke dalam nama dan username akun IG bisnis Anda.

1b. Biografi Instagram

Sama halnya pada nama dan username, bio Anda harus dioptimalkan dengan menggunakan kata kunci tertentu dan brand bisnis Anda.

Anda juga dapat menambahkan hashtag yang dapat diklik di dalam bio Anda untuk meningkatkan peluang untuk muncul di hasil pencarian, baik itu pencarian hashtag maupun akun Anda.

Sebagai contoh, misalnya pengguna mengetikkan kata kunci “Madu Asli”. Salah satu akun Instagram yang muncul adalah Maduonggu.

Perhatikan gambar berikut,

Teknik SEO di Instagram

2. Gunakan Caption yang Deskriptif dan Mengandung Keyword

Pada halaman Instagram Explore, Anda hanya bisa menggunakan “location tags” dan “hashtag” untuk menemukan sebuah konten. Di samping itu, Instagram juga memberi hasil pencarian berdasarkan interaksi dan interest.

Contohnya saja Anda sering melihat postingan yang berhubungan dengan madu asli, maka halaman “explore page” akan berkaitan dengan konten ini.

Nah, di sinilah caption berfungsi.

Categories
Artikel

5+ Media Sosial Terpopuler di Indonesia dan Paling Banyak Digunakan

Media Sosial Terpopuler di Indonesia

Bicara tentang media sosial terpopuler di Indonesia memang menjadi salah satu topik yang sangat menarik untuk dibahas. Kita tahu bahwa Indonesia adalah salah satu negara pengguna sosial media terbanyak di dunia yang masyarakatnya saat ini sudah ‘keranjingan’ dengan media sosial.

Bagi masyarakat urban di Indonesia, satu hari tanpa media sosial rasanya seperti tidak makan seharian…LAPAR sangat! Bahkan sebagian besar orang, media sosial sudah menganggap media sosial sebagai kebutuhan primer, seperti halnya makan/ minum dan pakaian.

Mereka yang melek teknologi pasti punya akun media sosial, paling tidak satu akun media sosial. Bener kan! Lalu, dari sekian banyak media sosial, situs apa saja yang menjadi media sosial terpopuler di Indonesia?

Terpopuler di Indonesia

Penggunaan media sosial di Indonesia sudah sangat masive. Selain digunakan untuk kegiatan bersosialisasi di dunia maya, media sosial ternyata sangat banyak digunakan untuk hal lainnya. Misalnya; promosi bisnis, berjualan online, promosi konten blog, berpolitik, berdakwah, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa situs sosial media terpopuler di Indonesia yang sangat banyak digunakan:

  1. Media Sosial Facebook (Facebook.com)

Situs media sosial yang satu ini memiliki pengguna setia di seluruh dunia yang jumlahnya sudah mencapai 2 miliar lebih. Dengan berbagai inovasi yang selalu memanjakan penggunanya, tidak heran Facebook menjadi salah satu media sosial terpopuler di Indonesia saat ini.

Saat ini (2017) Indonesia menjadi salah satu negara dengan pengguna Facebook terbanyak di dunia dengan jumlah user mencapai 110 juta akun. Besarnya jumlah pengguna Facebook tersebut membuat banyak pebisnis dan pedagang online yang mengiklankan bisnis mereka di Facebook.

Data pengguna Facebook di Indonesia via Hootsuite

  1. Sosial Media Instagram (Instagram.com)

Di posisi ke #2 situs media sosial terpopuler di Indonesia adalah Instagram. Ketika artikel ini dibuat (2017), jumlah pengguna Instagram di Indonesia sudah mencapai 45 juta orang lebih. Kabarnya Indonesia menjadi negara dengan pengguna Instagram terbanyak se-Asia pasifik, luar biasa.

Situs media sosial berbasis gambar dan video singkat ini juga merupakan tempat beriklan yang sangat efektif bagi para pedagang online. Selain itu, content creator, artis, dan pekerja seni lainnya sangat aktif menggunakan media sosial ini.

  1. Media Sosial YouTube (YouTube.com)

Beberapa orang menganggp YouTube bukanlah situs media sosial, tapi lebih kepada hiburan. Pada kenyataannya, YouTube sering digunakan untuk saling berbagi konten dan komentar. Faktanya, YouTube adalah sebuah media sosial berbasis video dimana para penggunanya bisa berbagi video mereka dan saling memberikan komentar.

Pengguna YouTube di Indonesia saat ini sudah mencapai 50 juta orang. Dan media sosial ini menjadi platform media sosial yang paling aktif digunakan di Indonesia saat ini.

YouTube digunakan juga sebagai media promosi berbasis PPC (pay per click) dimana setiap video yang dianggap memenuhi syarat di dalamnya terdapat iklan Google Adsense. Dan YouTube telah menjadi ladang uang bagi banyak YouTuber di Indonesia.

Data pengguna YouTube di Indonesia via Hootsuite

  1. Sosial Media Twitter (Twitter.com)

Dulunya Twitter disebut sebagai situs microblogging yang paling sukses. Penggunaan yang sangat mudah dan sederhana membuat situs media sosial ini menjadi pilihan terbaik pada masa kejayaannya.

Dan lagi-lagi, Indonesia adalah salah satu negara dengan pengguna Twitter terbanyak di dunia. Pada tahun 2016 silam, jumlah tweet hanya di Indonesia saja mencapai 4,1 miliar tweet. Informasi ini didapat dari keterangan Dwi Ardiansyah selaku Head of Business Development Twitter South East Asia and Australia.

Saat ini Twitter telah mendapat persaingan ketat dari situs media sosial lainnya yang menawarkan fitur yang berbeda. Namun, Twitter tetap memilih keunikan sendiri yang tidak bisa diimbangi oleh situs media sosial lainnya, yaitu kecepatan dalam berita, fitur hashtag, Trending, dan lainnya.

  1. Media Sosial Google Plus (Plus.Google.com)

Google plus, kemunculan media sosial yang satu ini terlihat cukup menjanjikan. Dan seharusnya Google Plus bisa menjadi jawara media sosial mengalahkan Facebook dan media sosial lainnya. Alasannya, karena jumlah pengguna email Google sudah mencapai 2 miliar lebih saat ini dan menjadi media untuk promosi Google plus. Sayangnya, hal tersebut tidak terjadi karena memang tidak semua pengguna Gmail menjadi pengguna Google Plus.

\

Namun, Google plus cukup populer di kalangan pengguna internet, khususnya para blogger yang menggunakan platform blogging Blogger.com. Selain sebagai media untuk bersilaturahmi, konon katanya Google Plus bisa memberikan dampak positif pada SEO sebuah blog yang disubmit ke media sosial ini.

Hingga saat ini saya tidak memiliki data valid mengenai jumlah pengguna Google Plus di Indonesia.

  1. Media Sosial Path (Path.com)

Situs media sosial Path memang tidak seheboh media sosial lainnya seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Namun, kepopuleran sosial media ini ternyata membuat salah satu pengusaha Indonesia (Aburizal Bakrie) membeli saham Path beberapa tahun yang lalu.

Salah satu keunikan media sosial Path dibanding yang lain adalah tidak adanya iklan di sana, setidaknya sampai saat ini. Selain itu, privacy para pengguna Path jauh lebih tertutup ketimbang media sosial lainnya. Hanya orang yang saling berteman di Path lah yang bisa melihat profil masing-masing.

Hingga saat ini, jumlah pengguna Path di Indonesia sudah mencapai 5 juta orang lebih. Path bisa digunakan melalui aplikasi mobil dan juga via desktop, namun pengguna media sosial ini lebih banyak memakai smartphone.

Categories
Artikel

7 Tips Mengajarkan Perencanaan Keuangan Anak Anda

Beberapa orang mengalami kesulitan berbicara tentang uang dan keuangan, terutama ketika menyangkut anak-anak mereka. Namun, setiap orang dewasa yang bertanggung jawab secara finansial dengan anak-anak harus fokus mendiskusikan keuangan dengan mereka. Tidak pernah terlalu dini untuk mengajari anak-anak Anda tentang tanggung jawab keuangan, pengeluaran, tabungan, dan investasi.

Semakin cepat Anda memperkenalkan anak Anda pada perencanaan keuangan, semakin besar peluang mereka untuk mandiri secara finansial dan stabil ketika mereka dewasa. Berikut adalah tujuh tips hebat untuk membantu anak-anak Anda belajar perencanaan keuangan.

Jangan pernah menghindar dari diskusi

Ketika berbicara tentang anak-anak, mereka memiliki pertanyaan tentang uang di benak mereka lebih awal daripada yang dipikirkan orang tua mana pun. Memiliki keberanian untuk berbicara tentang uang kepada anak-anak bisa menjadi hal yang sulit bagi banyak orang dewasa. Tetapi menghindar dari percakapan bukanlah solusi untuk apa pun, dan itu adalah sesuatu yang dipahami setiap orang dewasa jauh lebih baik daripada siapa pun.  

Bangun anggaran

Ketika seorang anak mulai menua, orang tua perlu memutuskan di mana mereka ingin anak-anak mereka berbelanja. Orang tua juga dapat mengontrolnya karena mereka memiliki wewenang untuk membayar apa yang mereka anggap perlu. Orang tua harus menjelaskan kepada anak-anak yang sedang tumbuh bahwa inilah saatnya untuk mengambil beberapa tanggung jawab. Tanggung jawab termasuk mengeluarkan anggaran untuk kebutuhan atau keinginan mereka? Atau bisa jadi mulai sekarang mereka harus memenuhi semua pengeluaran mereka .

Buat anak-anak sadar akan pengeluaran mereka dan ikat mereka ke anggaran dan bagaimana mereka harus membelanjakan untuk menutupi pengeluaran mereka. Ketika seorang anak menanggung semua pengeluarannya, orang tua perlu melakukan percakapan terperinci tentang semua pengeluaran mereka dan menyusun anggaran untuk digunakan.

Buatlah sistem yang terencana

Membuat sistem penting bagi orang tua mana pun, yang harus dikonsentrasikan pada bagaimana keadaannya mulai sekarang. Bukannya semuanya akan mulai sesuai dengan tempatnya dengan segera, tetapi semuanya membutuhkan waktu. Kesabaran adalah kunci sukses dalam berurusan dengan anak-anak.

Hal pertama dan terpenting yang harus dilakukan adalah menyingkirkan celengan tradisional . Ganti dengan wadah kaca karena lebih menyenangkan untuk melihat melalui wadah transparan dan menebak jumlah mata uang yang kusut.

Biarkan anak-anak tetap dengan keputusan mereka

Setelah anggaran ditetapkan, sangat penting untuk membiarkan anak-anak memutuskan tentang pembelian dan mematuhinya. Tidak peduli di mana mereka menghabiskan itu seharusnya tidak menjadi perhatian orang tua. Ini memberi anak-anak kebebasan memilih, yang memungkinkan mereka untuk memilih antara apa yang benar dan apa yang salah cepat atau lambat. Seorang anak menghabiskan pada hal-hal yang tidak berguna pada akhirnya akan belajar pentingnya hal-hal dan akan dapat membedakan apa yang perlu dan apa yang tidak.

Ajari anak dengan kasih sayang

Apa yang harus dilakukan ketika anak-anak tidak membelanjakan anggaran mereka dengan benar? Ini tidak berarti memberi mereka lebih banyak uang; alih-alih, fokuslah untuk membiarkan mereka menderita atas keputusan mereka . Hanya menyelamatkan anak dari konsekuensi keputusan mereka ketika kesehatan mereka dipertaruhkan.

Tugas penting bagi setiap orang tua di sini adalah bertanya kepada anak tentang pengeluaran mereka di masa lalu , yang mengarah ke semua ini. Berbicara dengan damai dan tenang adalah aspek terpenting dari percakapan ini karena, sebagai orang tua, anak harus nyaman berbicara kebenaran setiap saat.

Mendorong penghasilan penghasilan

Mendorong pekerjaan demi uang harus menjadi prioritas utama dalam mengasuh anak. Inilah yang membuat anak mengerti bagaimana uang diperoleh. Begitu seorang anak menyadari bagaimana uang diperoleh, mereka memahami berapa banyak usaha yang diperlukan untuk pekerjaan apa pun.  

Biarkan anak-anak menjalankan penjualan halaman

Begitu seorang anak mengalami proses penjualan, mereka mengenal dengan baik bagaimana pasar bekerja dan bagaimana mengelola uang. Inilah yang mengembangkan pikiran anak terhadap proses jual beli. Sangat penting sejak usia dini untuk menanamkan pemikiran dan gagasan seperti itu ke dalam otak anak-anak.

Sumber: https://www.completecontroller.com

Artikel Terkait: 6 Tips Membantu Anda Menghemat Transportasi

Categories
Artikel

6 Tips Membantu Anda Menghemat Transportasi

Untuk mencapai tujuan yang Anda tuju, termasuk bekerja, sekolah, berbelanja, dan keperluan lainnya, Anda perlu menggunakan beberapa jenis transportasi. Tergantung di mana Anda tinggal, kebanyakan orang menangani transportasi mereka dengan memiliki mobil.

Kepemilikan kendaraan umum terjadi sejak usia enam belas tahun ke atas. Kebanyakan remaja belajar mengemudi menabung untuk mobil dengan bekerja atau meminta mobil dari orang tua atau wali mereka. Jika mobil tidak dapat dibeli, ada bentuk transportasi alternatif. Beberapa bisa mahal, sementara yang lain lebih ekonomis

Transportasi adalah bagian penting dari kehidupan untuk pergi ke mana saja, dan jika menyangkut kesehatan finansial, itu perlu dipertimbangkan dalam anggaran Anda. Porsi transportasi dari anggaran Anda dapat mencakup pembayaran, perawatan, asuransi, dan gas, yang semuanya bisa mahal jika tidak dikendalikan. Oleh karena itu, untuk membantu mengendalikan anggaran Anda , berikut adalah enam tips untuk membantu Anda menghemat transportasi.

Penggunaan transportasi umum

Transportasi umum jauh lebih sedikit daripada mengemudi sendiri. Meskipun dapat memakan waktu lebih lama untuk tiba di tempat tujuan, keuntungan menggunakan transportasi umum lebih dari sekadar penghematan biaya. Banyak bentuk transportasi umum memiliki Wifi, memungkinkan Anda untuk melakukan banyak tugas dan menyelesaikan pekerjaan saat Anda bepergian.

Ini juga merupakan kesempatan untuk bersantai atau mendapatkan istirahat tambahan saat bepergian ke dan dari tujuan Anda . Ini juga dapat menghilangkan stres karena Anda tidak berurusan dengan pengemudi atau lalu lintas lain.  

Beli lebih pintar

Jika Anda memutuskan Anda benar-benar membutuhkan kendaraan dan tidak suka menggunakan transportasi umum, Anda dapat membeli lebih cerdas menggunakan salah satu opsi berikut.

  • Alih-alih membeli mobil baru, Anda dapat menemukan penawaran hebat untuk mobil bekas. Setelah mobil didorong dari tempat parkir, itu terdepresiasi. Oleh karena itu, ketika seseorang menjual kendaraan bekasnya, harganya tidak akan pernah sama dengan harga belinya yang baru.
  • Alih-alih membeli mobil, Anda bisa menyewanya. Leasing bisa menjadi pilihan yang fantastis untuk menghemat biaya pembelian mobil baru. Anda juga bisa mendapatkan kendaraan baru setiap beberapa tahun ketika Anda menyewa kendaraan. Leasing juga dapat membantu ketika mobil yang Anda sewa membutuhkan perawatan, yang seringkali disertakan dalam perjanjian sewa.

Harga Asuransi

Asuransi mobil diwajibkan oleh hukum di sebagian besar negara bagian. Tergantung pada catatan mengemudi Anda dan faktor lainnya, Anda bisa mendapatkan penawaran hebat untuk asuransi mobil. Penting untuk meneliti cakupan terbaik untuk harga terendah. It’s worth waktu yang diperlukan untuk penelitian untuk menghemat asuransi mobil Anda.

Harga Bahan Bakar

Mencari harga gas terendah bisa sesederhana mengemudi di jalan dan mencari kesepakatan terbaik yang bisa Anda lihat. Namun, ada aplikasi yang tersedia untuk sebagian besar pengguna telepon yang akan membantu Anda menemukan di mana harga gas terendah berada di wilayah Anda.

Mengemudi secara efisien dan terkontrol

Anda dapat menghemat uang untuk bensin, asuransi, dan perawatan, dengan menjadi pengemudi yang hebat jika Anda berhati-hati dalam mengemudi. Berhenti sejenak, mengemudi secara defensif, dan mematuhi undang-undang lalu lintas adalah semua cara Anda dapat mengemudi dengan cara yang lebih efisien dan terkendali, yang semuanya akan menghemat uang Anda .

Berbagi mobil dan berbagi tumpangan

Carsharing adalah konsep yang cukup baru. Ada aplikasi yang tersedia di mana Anda dapat berbagi mobil Anda dengan pengemudi lain. Anda menyewakan mobil Anda kepada orang lain saat Anda tidak menggunakannya. Menyewa mobil Anda adalah aliran pendapatan lain yang mengurangi biaya Anda.

Berbagi tumpangan juga dapat menghemat biaya, tergantung pada area dan penggunaan Anda . Ada beberapa diskon bagi mereka yang menggunakan ridesharing secara teratur, dan Anda menghemat keausan kendaraan Anda.

Kesimpulan

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menghemat transportasi. Menggunakan tips di atas hanyalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghemat. Banyak lagi cara yang tidak disebutkan. Hal utama yang perlu diingat adalah memilih opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda sambil menghemat uang Anda.

Sumber: https://www.completecontroller.com

Artikel Terkait: 7 Tips Mengajarkan Perencanaan Keuangan Anak Anda

Categories
Artikel

Hubungan antara bakat, kreativitas dan pengalaman

Bakat: adalah kemampuan bawaan Anda untuk melakukan sesuatu – itu bawaan, dan untuk tujuan esai ini, Anda tidak dapat mengubahnya. Ini sudah diperbaiki. Anggap saja sebagai titik awal Anda; Anda juga tidak bisa kehilangannya. Kreativitas: dalam konteks fotografi berpusat pada kemampuan Anda untuk menyusun komposisi unik dari pemandangan tertentu. Ini adalah sebuah kontinum; semakin berbeda komposisi Anda dengan apa pun yang ada sebelumnya, semakin kreatif Anda. Ini berlaku untuk elemen yang dapat Anda kendalikan (misalnya pencahayaan studio, blitz, panjang fokus/perspektif, dll.) dan yang tidak dapat Anda kendalikan – subjek, misalnya. Jumlah kreativitas yang dimiliki seseorang umumnya tetap; Namun, tidak seperti bakat, Anda dapat melatih diri untuk menjadi lebih kreatif.

Pengalaman: adalah pengetahuan yang Anda peroleh dari melakukan sesuatu (atau sesuatu yang terkait dan relevan) sebelumnya – misalnya, jika Anda pernah menggunakan api sebelumnya, Anda tahu bahwa api itu panas dan Anda tidak akan memasukkan tangan Anda ke dalamnya karena sakit. Dalam konteks fotografi, itu bisa menjadi sesuatu yang sederhana seperti mengetahui bahwa lensa telefoto bekerja lebih baik untuk fotografi satwa liar daripada sudut lebar, atau bisa sehalus memilih monopod serat karbon tebal daripada monopod baja yang lebih tipis karena kekakuan dan peredam getarannya. properti untuk mengaktifkan kecepatan rana serendah mungkin. Ini adalah area peluang terbesar bagi semua fotografer.

Lebih mudah untuk memahami ke mana saya akan pergi selanjutnya jika Anda memiliki dasar: Saya akan menggunakan diri saya sebagai kelinci percobaan, dan mendapat skor dari 10; 10 menjadi yang terbaik dan 0 menjadi buruk.

Ming, pada tahun 2003 (fotografer hobi baru, basah di belakang telinga. Tidak tahu apa-apa tentang kecepatan rana, menemukan penomoran aperture membingungkan, dan tidak dapat memahami keseluruhan perspektif.) Inilah awal tembakan:

_DSC0633 salinan
Pada saat itu, saya pikir ini sebenarnya salah satu yang lebih baik. Mengejutkan, ya? Saya pikir tidak ada yang akan mempertanyakan penilaian Talent = 0. Kreativitas – hmm, lebih sulit untuk dinilai; itu jelas bukan bidikan standar, tetapi pada saat yang sama…eksekusinya kurang. Saya akan bermurah hati dan mengatakan ini pantas mendapatkan 5 pada skala kreativitas. Namun, itu memberi tahu kami sesuatu tentang peringkat pengalaman: seandainya saya tahu lebih baik, saya tidak akan overexposed, dan saya akan menggunakan tripod. Saya mungkin juga telah memilih kombinasi eksposur yang lebih sesuai dengan efek yang saya coba capai. Mari kita beri pengalaman nol lagi.